HARI 100% SIAL
(part V)
Dilain pihak lily sedang, berjalan keluar dari gerbang sekolah,lily berjalan sambil menundukan kepala (kayak mengheningkan cipta aja..deh). “akh…ini hari paling sial dalam hidupku..”teriak lily setelah melewati pintu gerbang sekolah.dan tanpa ia sadari banyak mata memandanginya,setelah beberapa detik lily akhirnya sadar,, dan ia pun berlari menjauh..sambil cengar-cengir.
HIAT…,terdengar suara orang-orang yang sedang berlatih bela diri,dan diantara segerombolan manusia itu,ada seorang gadis yang udah kita kenal, siapa lagi kalau bukan lily (kLu luPa, BerarTi loE Pda Dah GEgar Otak doNg). Disana lily tampak bersemangat melawan lawan tandingnya, (tapi kalau dilihat-lihat lily napsu amat mukul lawannya),Rasain kamu leo… rasain,,, hiat..,kata lily dalam hati,ternyata lily melawan lawannya sambil ngebayangin mukanya leo,,, orang yang telah membuatnya sial seharian.
Usai latihan,lily pulang kerumahnya tercinta,uUps..tepatnya rumah bibi tercinta. “bi,, aku pulang..”kata lily melangkahkan kakinya masuk kerumah, tiba-tiba ada seorang wanita anggun yang turun dari tangga dengan mengenakan gaun malam berwarna ungu yang indah, wanita itu bergegas kearah lily, “lily kamu sudah pulang ya.. capek..ya,bagaimana sekolah berunya”kata wanita itu. “capek.. banget, hari ini aku sial sekali bi.”jawab lily pelan, “oh.. kenapa,kok bilang hari ini kamu sial”kata wanita itu lagi,yang ternyata adalah bibinya lily, “nanti saja bi,, aku istirahat dulu”kata lily sambil menaiki tangga,menuju lantai 2 rumah.
Sesampainya ,di kamar.. lily menjatuhkan dirinya keatas tempat tidur “cape banget”kata lily sambil melihat kelangit-langit kamarnya. Sejenak pandangannya menyapu seluruh ruangan,ada meja belajar di sudut kiri kamarnya, rak buku besar dan lemari di dekat tembok menghadap jendela(klu nggak Bisa Bayangin maaf ya..) kamar yang sederhana. Lily bangun dari tempat tidur lalu membuka laci meja disamping tempat tidurnya,dia menggambil sebuah benda em… ternyata sebuah bingkai foto,, lily menatap bingkai itu dengan raut wajah yang sedih,,ternyata dalam bingkai itu ada sebuah foto keluarga,,mungkin itu adalah foto anggota keluarga lily. “ayah,ibu,, kalian baik-baik sajakan di alam sana,disini lily baik-baik saja,, bibi menjagaku dengan baik.. hari ini adalah hari pertamaku masuk sekolah baru, di sekolah tadi aku sial banget,,,tapi yang bikin tambah runyam lily mecahin guci mahal yang ada di ruangan OSIS terus,, mereka minta ganti rugi..runyam banget”.kata lily sambil menatap foto keluarganya (hiks… hiks.. ternyata ortunya lily udah wafat,, kasihan dia yatim piatu hiks..hiks..).
Hari,sudah pagi, dan jam masih menunjukan pukul 05.00, lily keluar dari kamarnya (ampe bosen deh nungguin lily keluar dari kamarnya) dan menuruni tangga, di ruang keluarga tampak suasana sunyi, em.. pasti bibi sedang pergi, kata lily dalam hati. Lily berjalan menuju dapur,dan membuka isi kulkas dan menggambil sebotol susu,saat ingin menutup kembali pintu kulkasnya ia melihat sebuah memo yang tertempel di pintu kulkas, lily mengambil kertas itu dan membacanya,, begini isinya,,
To:lily
Lily keponakanku tersayang,, bibi ingin memberitahu,, kalau bibi akan berlibur bersama teman-teman bibi ke Italia selama beberapa bulan, jadi tolong ya.. urus rumah dan jangan lupa nagih uang kos ya..ho..ho..
Salam manis,Rebecca marline,,bibi mu^-^
BRUSS…. Suara sesuatu tersembur, upps… susu yang di minum lily tersembur dari mulutnya (ihh.. jejai), “apa….kenapa nggak bilang-bilang dari kemarin sih,, dasar bibi”kata lily spontan, yang bener aja aku disuruh ngurus rumah segede ini plus nagih duit kos-kosan lagi.. duh.. repot banget, ujar lily dalam hati. ia terduduk di kursi dekat dapur.
Tiba-tiba, “selamat pagi nona, nona sedang apa di sini”Tanya seseorang yang berada di belakang lily.“ em…tidak aku tadi mau minum”kata lily, lily sedikit kaget karena ia di panggil nona oleh pelayan bibinya, biasanya mereka memanggil lily dengan nama panggilan saja. “kenalkan nama saya elba disini saya bertugas melayani nona selama nyonya pergi dan saya akan membantu nona untuk mengurus rumah ini bersama pelayan lainya,nona sudah membaca surat dari nyonya Rebecca khan..?” kata elba sambil tersenyum,lily hanya mengangguk,sambil menenggak segelas susu segar.
Pukul 06:45 lily, lily sampai di sekolah,tadinya lily mau di anter dengan mobil sama pelayannya tapi dia nolak, “huh… dasar elba tukang paksa, syukur aku cepat-cepat ngeles,” ujar lily pelan.lily cepat-cepat berlari menuju kelasnya dan tanpa sadar,lily menabrak seseorang yang lagi berjalan, “maaf ya.. maaf.. ngak sengaja”kata lily memina maaf, “eh…enak aja kamu,, sakit tau,,”kata gadis yang di tabrak lily. “maaf ya.. maaf,ngak sengaja,tolong ya.. maafin aku”kata lily sekali lagi,gadis itu sekarang sudah berdiri dia berkata “ia gue maafin tapi,klu jalan pake mata dong,,jangan asal tubruk,kan lo punya empat mata tuh..”. orang-orang di sekitar situpun menertawai lily, yang dikatai si mata empat, lily sih cuek aja..lily tetep berjalan dengan santai kekelasnya,
Jam pelajaran pertama sudah usai lily menatap bangku disebelahnya yang kosong tanpa penghuni (ih.. serem bangku kosong nih..), si leo nggak masuk jam pertama. “hai.. lily bagaimana kemarin ??,, kamu sudah ketemukan dengan anggota OSIS yang lainnya khan,,”Tanya yessi yang tiba-tiba saja datang.lily hanya mengangguk lemas,tanpa memalingkan wajahnya dari jendela. “wah.. hebat,menurutmu siapa yang paling tampan diantara mereka ?”Tanya yessi lagi.“nggak ada tuh”jawab lily singkat. “hah… yang bener aja,lima cowok cakep kayak gitu di bilang nggak ada yang cakep, oh my god,,tuhan tolong bukakan mata temanku ini dari kebutaannya” ucap yessi mendramatisir keadaan. “hei.. siapa yang kamu bilang buta,”kata lily dengan pandangan iblisnya (ih.. serem >w<). “nggak kok,habisnya kamu dingin banget,,sih.. ada apa sih ? kok bermuramdurja seperti itu”Tanya yessi. “ada banyak hal…yang membuatku stress”jawab lily menundukan kepala. “hah.. masalah apa ?,ayo ceritakan kepadaku”Tanya yessi penasaran. “ah.. ntar aja pas jam istirahat, pak guru udah datang tuh”kata lily kepada yessi, mendengar kata pak guru udah datang, yassi cepat-cepat menuju bangkunya.
Bel.. istirahat telah berbunyi, semua murid menuju kantin,sedangkan yessi cepat-cepat menuju bangku lily, “li.. nggak kekantin, ayo bareng aku”tawar yessi pada lily, dalam hti lily berkata ‘ne.. anak pasti mau Tanya tentang anggota OSIS itu’. “em.. iya,”jawab lily sambil merapikan bukunya. ‘bagus deh, kalau gitu.ayo kita pergi, nanti ceritakan tentang ke enam anggota OSIS itu ya..”kata yessi sambil menyeret lily menuju kantin(idih.. sadis amat yessinya), ‘tuh,,kan tebakanku tepat ni anak pasti minta di ceritakan tentang manusia-manusia aneh itu(anggota OSIS)’ujar lily dalam hati.
Di kantin lily dan yessi sedang menikmati makan siang mereka, “li,, ayo ceritakan kenapa kamu bermuram durja seperti ini ?”.tanya yessi. “begini ceritanya, kemarin aku…bla…bla….(malas nulis.. neh,, alx yang di certain kejadian yang udah di tulis sih,,, cape deh..).di lain pihak ,leo dan anggota OSIS lainnya sedang menikmati makan siang mereka dengan santai di ruang OSIS, “leo, apa sebaiknya kita batalkan saja hukuman itu,, diakan perempuan kasihan tau..”kata rei, “kami tidak setuju”kata aldi dan aldo kompak,, “kenapa ?”Tanya rei, “sudah pasti, dia itu mainan yang menarik bukan”kata aldi dan aldo kompak sambil memperlihatkan wajah yang bagaikan iblis, “ya aku setuju dengan si kembar, dia kan berhutang pada kita,hutang itukan harus dibayar lunas”kata Andrei yang sedang mengutak-atik kalkulatornya(maklum bendahara OSIS). ‘dasar, kalau menyangkut uang dia pasti paling semangat’ujar rei dalam hati, “apa kalian tidak merasa kasihan dengan lily,dia kan susah payah untuk masuk sekolah ini,”Tanya rei,semuanya terlihat kompak menggelengkan kepala (wihh…sadis bener mereka ma si lily). “yah.. terserah kalian saja,tapi ingat kalau sudah keterlaluan aku akan bertindak”kata rei pasrah. “hei.. leo kau punya rencana tidak,untuk mengerjai gadis cupu itu”kata aldi, “ tentu saja”kata leo.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar