HARI 100% SIAL
(part VI)
Bel pulang sekolah telah berbunyi,semua murid berhamburan keluar kelas,tapi di sebuah ruang kelas 2-1 tepatnya,masih ada seorang gadis yang sedang membereskan buku pelajaranya(lily itu kelas 2 SMA lo,,btw tentang nama sekolah,aku lupa sebutin nama sekolahnya,nama sekolahnya adalah “Internation high school Venera”maaf yo aku lali iki).setelah selesai membereskan buku-bukunya lily cepat-cepat berlarimenuju ruang OSIS,yang berada sekitar 500 m dari kelasnya.
Lily berlari cukup cepat sehingga kini ia sudah berada di depan ruang OSIS. KREK,.. saat pintu terbuka dan lily melangkahkan kakinya, BUG….,, sesuatu yang empuk terjatuh tepat di atas kepala lily,ternyata itu adalah sebungkus tepung terigu.seluruh tubuh lily berwarna putih karena tepung itu,dan saat lily ingin melangkah lagi,Gubrak……,,lily terjatuh karena seutas tali tarnsparan yang di bentangkan di dekat pintu. Dalam hati lily berkata ‘dasar manusia brengsek,manusia neraka,iblis-iblis menyebalkan’. Kini lily bangun,gagang kacamatanya patah.lily melihat leo yang sedang duduk dimeja kerjanya sambil tersenyum puas.aldi dan aldo sedang tertawa melihat keadaan lily yang lucu itu(ha,,,haa,,, lucu banget coba bayangin deh…).
“lily kamu baik-baik saja ??”Tanya rei dengan wajah cemas, “tidak,sangat tidak baik,dimana kamar mandinya ?, aku ingin membersihkan diri”kata lily dingin dari sorot matanya ia terlihat geram. “itu di sebelah sana”kata rei sambil menunjuk sebuah pintu di dekat meja kerja leo.(aduh… suasananya jadi dingin ya,,,BrR…Brr harus pake jaket nih..^-^v).setelah lily masuk kamar mandi,para anggota OSIS berkumpul, “aku pikir lily akan menangis tersedu-sedu dan berlari keluar, tapi di luar dugaan dia tidak menangiss, dia gadis yang aneh,,”kata aldo dengan tampang serius,,sedangkan yang lainnya menggangguk setuju.
Kini lily telah selesai membersihkan wajahnya,tetapi bajunya masih kotor serta gagang kacamatanya yang patah.“maaf, apa kalian mempunyai baju lebih ?, bajuku sangat kotor’’ucap lily manis sambil tersenyum (WidiHh… Gile.. sikapnya berubah ).mendengar ucapan lily tadi para anggota OSIS yang sedang berkumpul cepat cepat membubarkan diri.CTak….leo menjentikan jarinya dan tiba-tiba seorang butler datang membawakan sebuah kotak ke hadapan leo, “berikan kotak itu pada nona itu” perintah leo.butler itu pun memberikan kotak itu pada lily, ‘apaan nih.. jangan-jangan isinya bom’ pikir lily(ngak mungkin taw). “jangan kawatir isinya bukan bom kok”kata Andrei tiba-tiba, seakan-akan dia bisa membaca pikiran lily. “terus isinya apa ?” Tanya lily, “buka saja sendiri”kata leo datar.setelah di buka, ternyata isi kotak itu adalah sebuah drees yang mirip seperti pakain pelayan. “hah.. pakai ini ?’, aku nggak mau ah..”kata lily menolak, “apa boleh,, buat hanya itu baju yang tersisa di sini”kata leo dengan ekpresi nggak mau tau. “baik lah kalau begitu”kata lily sambil menghela nafas,lalu ia menuju ruang ganti.
Selang waktu beberapa menit lily keluar dari ruang ganti,dan dia pasang muka aneh di wajahnya. Semua,, anggota OSIS menatap lily,lalu mereka tertawa keras setelah melihat muka aneh lily sambil memakai baju yang di berikan leo, “ha..ha,lily wajah mu lucu sekali,, seperti gadis desa yang miskin !! ha..ha”kata leo tertawa.hampir semua anggota OSIS tertawa kecuali rei,,dia malah berdiri dan mendekati lily,, “kamu manis kok, memakai pakaian ini”kata rei sambil memainkan kepangan rambut lily, lily hanya tersenyum manis pada rei,mata rei terbelalak dengan kejadian tadi, tanpa di sadari oleh yang lain wajah rei sedikit memerah. “hei..gagang kaca matamu patah tuh,,, pakai softlens nih..”kata aldo sambil menberikan sekotak softlens ke tangan lily. “kamu bisa memakainya ??”tanya aldi, “tentu aku bisa,aku sering melihat bibiku memakai ini”kata lily tegas, seakan-akan dia nggak mau kalah. “emm… tapi aku tak perlu softlens aku punya kacamata cadangan di dalam tas” kata lily dan menaruh kotak softlens itu ke atas meja.
***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar